News

Lantik Wakapolri Syafruddin, Jokowi amankan suara Polri?

REPORTED BY: Siti Dzakiyyah

Lantik Wakapolri Syafruddin, Jokowi amankan suara Polri? "Kalau basis suara berapa sih suara di TNI dan Polisi, kan tidak banyak," - Lodewijk Freidrich Paulus

Sekretaris Jenderal Partai Golkar Lodewijk Freidrich Paulus membantah pelantikan Wakil Kepala Polri Komjen Syafruddin sebagai Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi menggantikan Asman Abnur adalah bagian strategi politik untuk menarik suara dari kalangan Polri. Menurutnya, pelantikan Syafruddin tidak ada kaitan dengan suara Polri di Pilpres, sebab suara dari kalangan TNI dan Polri hanya sedikit.

"Sebenarnya jangan berhitung seperti itu lah ya, kalau basis suara berapa sih suara di TNI dan Polisi, kan tidak banyak," kata Lodewijk di Cemara 19, Menteng, Jakarta, Rabu (15/08/2018).

Lodewijk mengatakan dipilihnya Wakapolri Syafruddin oleh Presiden Jokowi merupakan keputusan yang tepat karena dilihat dari kompetensinya mampu mengemban tugas sebagai menPan-RB. Dia mengatakan Syafruddin memiliki pengalaman yang mempuni dalam mengatur sumber daya manusia.

"Karena salah satu tugas seorang Wakapolri ya mengatur direktur SDM," kata Lodewijk.

Lodewijk menambahkan dari pengalaman itu, Syafruddin dapat dipercaya untuk mengambil tugas yang biasa ditangani oleh Asman Abnur. 

"Kira-kira kalau kita bawa bernegara ya sama, cuma lingkupnya lebih besar lagi," pungkasnya.

Diketahui Presiden Joko Widodo resmi melantik Syafruddin menjadi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi menggantikan Asman Abnur, Rabu (15/08/2018). Komjen Syafruddin dilantik sebagai Menteri PAN-RB berdasarkan Keputusan Presiden nomor 142p 2018 tentang pemberhentian dan pengangkatan Menteri PAN-RB Kabinet Kerja dalam sisa masa jabatan tahun 2014-2019.

Kubu Jokowi: Tema debat ketiga Ma'ruf Amin jagonya
Demonstran ancam duduki KPK jika tak minta maaf ke Enembe
PDIP sebut biaya kampanye Jokowi di Pilgub DKI Jakarta untuk iklan Prabowo
Kubu Jokowi nilai kubu Prabowo inkonsisten soal penguasaan lahan
DKPP berhentikan tiga penyelenggara Pemilu
Bamsoet: Milenial jadi target perang proxy narkoba
Depak Dani Pedrosa, CEO KTM sebut pikiran Honda dangkal
Peneliti LIPI beber fungsi ulama sebagai jembatan nilai positif di Pemilu 2019
Refleksi Hari Keadilan Sosial Sedunia bagi perempuan
IHSG diprediksi menguat ke 6.500
Gerindra: Prabowo bukan penguasa lahan negara
PKS: Tak perlu buang waktu tentukan wagub DKI
Fadli Zon tuding Jokowi bohong terkait impor jagung
Prabowo sebut penahanan Ahmad Dhani dilatari dendam politik
Kubu Prabowo tuding pernyataan Jokowi soal jalan desa tak sesuai fakta
Fetching news ...