IHSG diprediksi sedikit membaik

REPORTED BY: Insan Praditya

IHSG diprediksi sedikit membaik Ilustrasi pasar saham

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan mengalami perbaikan pada perdagangan Senin (11/02/2019).Sebelumnya, IHSG ditutup melemah pada Jumat (08/02/2019).

"Market kita sudah naik signifikan hingga 5%, jadi harusnya sekarang masanya untuk konsolidasi. Jadi (indeks) plus minus dalam kisaran sempit," ungkap Kepala riset MNC Sekuritas, Edwin Sebayang, seperti dirilis dari Kontan, Jumat (08/02/2019).

Kepala Riset MNC Sekuritas Edwin Sebayang mengungkapkan, pelemahan perdagangan pekan lalu sedikit membaik. Dengan begitu, pada perdagangan pekan depan, indeks diperkirakan masih konsolidasi dengan sedikit bearish.

Menurutnya, konsolidasi masih akan berlangsung sembari menunggu rilis laporan keuangan emiten di kuartal I 2019. Meskipun begitu, masih ada ruang penguatan utuk IHSG sebelum laporan keuangan emiten dirilis.

Sebelumnya pada pekan lalu, Pekan lalu, Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat penutupan indeks Jumat (8/2) di zona merah 6.521,66 atau melemah sebanyak 0,22%. Pelemahan tersebut diikuti aksi net sell dari investor asing di seluruh market sebanyak Rp205,27 miliar.

Kubu Jokowi: Tema debat ketiga Ma'ruf Amin jagonya
Demonstran ancam duduki KPK jika tak minta maaf ke Enembe
PDIP sebut biaya kampanye Jokowi di Pilgub DKI Jakarta untuk iklan Prabowo
Kubu Jokowi nilai kubu Prabowo inkonsisten soal penguasaan lahan
DKPP berhentikan tiga penyelenggara Pemilu
Bamsoet: Milenial jadi target perang proxy narkoba
Depak Dani Pedrosa, CEO KTM sebut pikiran Honda dangkal
Peneliti LIPI beber fungsi ulama sebagai jembatan nilai positif di Pemilu 2019
Refleksi Hari Keadilan Sosial Sedunia bagi perempuan
IHSG diprediksi menguat ke 6.500
Gerindra: Prabowo bukan penguasa lahan negara
PKS: Tak perlu buang waktu tentukan wagub DKI
Fadli Zon tuding Jokowi bohong terkait impor jagung
Prabowo sebut penahanan Ahmad Dhani dilatari dendam politik
Kubu Prabowo tuding pernyataan Jokowi soal jalan desa tak sesuai fakta
Fetching news ...