DPR sepakat dengan KPU soal peraturan pemungutan suara

REPORTED BY: Insan Praditya

DPR sepakat dengan KPU soal peraturan pemungutan suara Gedung DPR-MPR RI

Komisi II DPR RI menyatakan sepakat dengan Peraturan KPU (PKPU) tentang Pemungutan dan Penghitungan Suara. Hal tersebut disepakati setelah menggelar rapat bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Rapat digelar di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (10/01/2019). 

Kesimpulan rapat dibacakan setelah sejumlah anggota fraksi Komisi II menyampaikan pendapat mengenai P-KPU tentang Pemungutan dan Penghitungan Suara itu disepakati kesepuluh fraksi.

"Pada dasarnya ya, kita semua serahkan ke KPU. Mudah-mudahan KPU bisa memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara. Pada intinya kami setuju," kata anggota F-Golkar, Dadang S Muchtar.

Hal senada disampaikan Wakil Ketua Komisi II Fraksi-Gerindra, Ahmad Riza Patria yang  mempercayakan penyelenggaraan pemilu sepenuhnya kepada KPU. Menurutnya KPU dan Partai Politik harus bisa saling memahami terkait keputusan yang telah dibuat.

"Saya kira saya sama seperti yang teman-teman sudah rapat bagaimana diupayakan dengan cara yang baik. Kami memahami posisi KPU dan pemerintah, tapi juga kami harap KPU-Bawaslu memahami posisi kami sebagai parpol," kata Riza.

Di akhir rapat, Ninik membacakan keputusan rapat. Dia mengatakan Ada dua butir keputusan yang dihasilkan dalam rapat bersama KPU-Bawaslu.

"Komisi II DPR menyetujui rancangan PKPU tentang Pemungutan dan Penghitungan Suara dalam pemilihan umum," ujar Ninik.

"Komisi II DPR menyetujui rancangan Peraturan Bawaslu tentang Pengawasan Pemungutan dan Penghitungan Suara dalam pemilihan umum," tutupnya.

Kubu Jokowi: Ujian Nasional harus dipertahankan
Aksi ambil untung buat IHSG rentan terkoreksi
Fadli Zon nilai ujian nasional tak selesaikan persoalan standardisasi pendidikan
KPU nilai debat ketiga lebih kondusif dibanding debat kedua
Golkar nilai debat cawapres tak seimbang, Ma'ruf Amin jauh lebih menguasai
Kubu Prabowo nilai Ujian Nasional pantas dihapus
Allah lebih memihak perempuan?
Politisi Demokrat desak audit lingkungan di Pulau Wawonii dan Kabaena
Bautista kembali menangi balapan kedua WSBK Thailand
Penjelasan Bank Mandiri soal surat tagihan perusahaan Prabowo
Infrastruktur langit Ma'ruf Amin sempat buat penonton debat tertawa spontan
Bamsoet: Kalau tidak ada UN, kualitas pendidikan akan timpang
Hari ini, IHSG diprediksi terkoreksi wajar
Cara mutusin hubungan dengan baik
DPR RI berhasil dorong isu diskriminasi muslim Ulghur di Parlemen OKI
Fetching news ...