Ingin perubahan, Prabowo didukung emak-emak militan

REPORTED BY: Siti Dzakiyyah

Ingin perubahan, Prabowo didukung emak-emak militan Calon Presiden Prabowo Subianto bersama emak-emak.

Calon Presiden nomer urut 02 Prabowo Subianto mengaku bangga dan terharu atas antusiasme kaum perempuan yang berasal dari kalangan emak-emak dan ibu rumah tangga yang mendukungnya untuk memimpin perubahan di Indonesia.

Prabowo mengatakan sebagian besar kaum ibu atau emak-emak saat ini mau dan rela terjun ke dunia politik untuk menyuarakan perubahan terhadap sistem ekonomi. Hal ini berdasarkan atas apa yang dirasakan emak-emak selama ini. Sebab, menurut mereka sistem perekonomian bangsa saat ini banyak membuat masyarakat semakin miskin karena harga kebutuhan pokok yang naik hingga sulitnya anak-anak mereka mencari pekerjaan.

"Jadi saya sangat gembira karena emak-emak begitu militan, begitu berani. Keberanian emak-emak, keberanian kaum perempuan justru itu yang memimpin perubahan di negeri ini," ujar Prabowo di Pendopo Inna Heritage Hotel Denpasar, Bali, Jumat (19/10/2018).

Tak hanya itu, Prabowo menjelaskan politik adalah sesuatu yang tidak ringan, sebab politik membutuhkan sebuah pengorbanan. Karena itu, kaum ibu rumah tangga atau emak-emak saat ini mau dan rela berkorban demi pemenuhan kebutuhan hidup rumah tangganya. Bahkan, lanjut Prabowo, di negara seperti Indonesia kesadaran terhadap hukum, kesadaran terhadap demokrasi, kebenaran dan keadilan masih belum sesuai seperti apa yang diharapkan terjadi.

"Inti yang dipertaruhkan dalam politik sekarang itu apakah rakyat Indonesia ini akan diberi hak untuk menentukan nasibnya sendiri atau nasibnya ditentukan oleh akal-akalan, karena semua kekuatan ekonomi dikuasai oleh segelintir orang, mereka akan menentukan siapa yang boleh jadi bupati, siapa yang boleh jadi gubernur kita dan siapa yang boleh menjadi presiden kita," jelasnya.

Oleh karena itu, dirinya bersama dengan Calon Wakil Presiden Sandiaga Salahuddin Uno beserta tim pemenangannya bertekad untuk memimpin perubahan di Republik Indonesia ini. Prabowo menginginkan perubahan berdasarkan akal sehat dan berdasarkan keadilan, kejujuran serta kebenaran. Namun, jika keputusan terakhir pada Pemilu 2019 itu menyatakan bahwa Ia harus menerima kekalahan, maka Prabowo dan timnya akan menghormati keputusan tersebut.

"Tapi saya memberi suatu himbauan janganlah elit di Jakarta mengira ratusan juta rakyat Indonesia bisa di bohongi dan diakal-akali, sebab tidak ada kekuatan yang bisa menekan kebangkitan sebuah bangsa. Dan kami bertekad menjaga pancasila, menjaga keutuhan negara dan UUD 1945 untuk dijalankan secara murni dan konsekuen, kita akan melindungi seluruh rakyat Indonesia apapun ras dan suku nya," tegasnya.

Ketua Umum DPP Partai Gerindra itu menghimbau kepada pendukungnya untuk tidak mudah diadu domba oleh pihak manapun. Dia meminta kepada pendukungnya untuk tidak terpancing emosi dan amarah ketika difitnah, bahkan diprovokasi. Sebab, yang utama adalah menjaga persatuan untuk seluruh rakyat Indonesia sehingga bangsa Indonesia tidak terpecah belah.

"Saya mengimbau pendukung Prabowo-Sandi jangan mudah diadu domba. Semua warga negara Indonesia adalah saudara saudara kita. Saya bertekad untuk menjaga NKRI, pancasila, UUD 1945, dengan sekuat tenaga dan upaya saya. Kita akan menjaga semua agama dan semua pemuka pemuka agama karena semua agama harus dihormati kita harus saling menghormati, bangsa yang pancasilais adalah bangsa yang menghormati orang lain," jelasnya.

"Kita tidak mau terlibat dengan kebencian dan kedengkian, memang sangat berat jika di fitnah, diejek, dihina dan diprovokasi. Memang sangat berat untuk menahan diri tapi itu-lah tuntutan dari ksatria dari seorang pendekar untuk persatuan bangsa Indonesia," tutupnya.

Dituduh Megawati tak punya visi-misi, PKS: mustahil dong
Fahri Hamzah dorong pemuda keliling dunia
PKS usul kubu Prabowo-Sandi duduk bersama
PPP muktamar dukung Prabowo-Sandi
Fahri minta Prabowo tak kendor kritik Jokowi
KPK didesak periksa politisi PAN terkait percaloan anggaran daerah
Kubu Jokowi sebut tim ekonomi Prabowo lemah
Fahri Hamzah prihatin dengan kubu Prabowo
Ingin selamat, Parpol lain bisa tiru Demokrat
Kubu Jokowi: kita tak terjebak diksi kubu sebelah
Perindo nilai sosok Jokowi tak identik dengan PDIP
Parlemen Eropa minta AS batasi ekspor senjata ke Arab Saudi demi HAM
Ini kata Bamsoet soal humas Polri
Fahri Hamzah komentari seleksi CPNS di timur Indonesia yang rumit dan panjang
Archandra beber strategi jual blok migas Indonesia
Fetching news ...