DPR dukung TNI-Polri buru pembantai pekerja di Papua

REPORTED BY: Insan Praditya

DPR dukung TNI-Polri buru pembantai pekerja di Papua Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mendukung TNI dan Polri untuk memburu pelaku penembakan pekerja di Papua. Ia mengatakan berapa pun biaya yang harus dikeluarkan DPR mendukung pasukan gabungan TNI-Polri untuk menangkap pelaku.

"Ga boleh main-main dan tidak boleh sepele, kerahkan seluruh kekuatan yang ada berapa pun biayanya DPR akan mendukung gabungan pasukan TNI Polri untuk memburu pelaku-pelaku gerombolan bersenjata yang  diduga OPM sampai tuntas," kata Bamsoet saat ditemui wartawan di kompleks parlemen, Jakarta, Kamis (06/12/2018).

Bamsoet mengatakan TNI dan Polri harus tegas dalam menangani kasus penembakan itu. Sebab, menurutnya peristiwa serupa itu juga pernah terjadi di Papua.

"Sama suara kami dari DPR bahwa kami kita minta TNI dan Polri tidak lembek menghadapi ini karena ini bukan kejadian yang pertama," pungkasnya.

Sebelumnya, pasukan gabungan TNI dan Polri sudah berada di Papua, menurut Wakil Kepala Penerangan Kodam XVII/Cendrawasih Letnan Kolonel Infanteri, Dax Sianturi mengatakan personel menemukan 15 orang korban penembakan kelompok bersenjata di Nduga Papua.

"Mereka ditemukan di area Puncak Tabo," kata Dax beberapa waktu yang lalu.

Dax mengatakan 15 orang korban itu belum terindentifikasi, sehingga belum dapat dipastikan seluruh korban itu adalah karyawan dari PT Istaka Karya.

https://www.youtube.com/watch?v=IbLyvqisyYo&list=PLh0eYvsoqryO0EDeu3Ih6Th7_cCwUNa7D&index=10

DPR RI sambut baik kedatangan parlemen Kuwait
BPN pindah ke Jateng, ini kata Hanura
DPW PAN Kalsel dukung Jokowi, PAN : Itu realita politik lokal
Prabowo perlu reuni 212 lagi jelang Pilpres 2019 jika ingin menang
Meluruskan cara pandang tentang pernikahan dan keluarga
Charta Politica: Pemindahan posko pemenangan BPN hanya psywar
Reforma Agraria era Jokowi dinilai di lajur yang benar
Markas BPN pindah, TKD: Apa urgensinya?
PAN akan sanksi DPD membelot ke kubu Jokowi
Cara Khabib Nurmagomedov habiskan 100 ribu dolar pertamanya
DPR minta Kemendagri ungkap e-KTP tercecer
Ibu dan bayi perempuannya tewas karena dokter mabuk
Dua RS Belanda hentikan impor potongan tubuh manusia dari AS
Filipina batal beli helikopter Rusia karena takut AS
Sejumlah kapal perang Rusia masuki  India
Fetching news ...